• FYI

    04 May 2008

    Pin Kayu dan Kastam

    Alhamdulillah, dengan izin Allah SWT, pakej pin kayu telah tiba di Ipoh Perak dan Kedah. Pakej untuk prime distributor di Ipoh adalah yang kesekian kali (entahlah yang keberapa Kak?) dan berjumlah sekitar 700 pieces. Sementara itu pakej pertama untuk prime distributor pin kayu di Kedah berjumlah 1000 pcs.
    Ada perbedaan dalam kisah pengiriman menuju kedua tempat berbeda tersebut. Bukan hanya karena berbeda tujuan dan jumlah barangan, tetapi lebih ekstrim lagi yaitu berbeda kemujuran...
    Sebagaimana telah saya sampaikan pada posting terdahulu, bahwa pengiriman ke Kedah mendapatkan masalah 'gawat' karena. tersangkut di kastam. Meskipun kami tidak mengirim dadah maupun bom, tetapi nyatanya pin kayu bernuansa dakwah tetap tersangkut juga. Konon kata sahabat saya, ini karena kecurigaan terhadap nilai barangan.Untuk nilai besar maka kastam akan menerapkan tax sesuai peraturan. Konon pula, setiap barangan yang harganya melewati RM 500 maka akan dikenakan tax 33% (kalau tak salah. Huhu... benarkah? Masya Allah!
    Saya terlambat memahami aturan ini, dan baru mengetahui saat ada pakej untuk Ipoh tersangkut disana. Sahabat distributor kemudian menceritakan pembayaran sekian dan sekian untuk menebus pin kayu. Prosesnya adalah bla bla bla dan demikian demikian (katakan saja: terdengar agak menjengkelkan, bahkan meskipun hanya mendengarkannya saja ikut tak enak hati)
    Kenapa menjengkelkan hati saya? Pertama karena entah berapa pun nilainya ternyata ada yang tersangkut dan ada pula yang tidak. Baiklah, anggap saja kebanyakan pakej, yang ternyata tidak tersangkut itu, adalah suatu keberuntungan. Alhamdulillah. Tetapi bagaimana lagi penjelasannya dengan jumlah uang penebus yang jumlahnya 'tidak pasti' atau 'boleh damai'? Entahlah, saya tak punya jawaban pasti. Ikut pusing...
    Sebagai warga negara tetangga, dan juga sebagai muslim, tentu kita akan mendahulukan rasa saling menghargai. Saya pun memahami urgensi tax bagi pembangunan negara. Tetapi kalau saja boleh mengajukan usulan, saya mengharapkan nilai yang proporsional dan transparency juga. Jika ada pelaksanaan terkadang 'begini' tapi lain waktu menjadi 'begitu', maka yang ada adalah kebingungan.
    Kenapa tukang pin terdengar resah sangat? Imagine, kawan baik saya harus menebus pin kayu dengan harga RM 350!! Inna lillahi... wang sedemikian banyak dapat digunakan untuk pembangunan musholla di dekat sanggar kami, yang sedang direnovasi...
    Sungguh, saya sungguh berharap. Wang tersebut masuk ke tempat yang seharusnya dan bermanfaat bagi ummat. Akan halnya kerugian dari sahabat distributor, yang timbul akibat biaya mendadak sontak tadi, insya Allah semampunya kami dari sanggar pin kayu akan berusaha membantu meringankannya.
    Moga Allah SWT mengganti dengan yang lebih baik dan barokah. Amiin ya rabbal 'alamiin.

    Letter Pins

    Quote Pins

    Other Products