Saat photo ini diambil ahli sanggar, beliau Ukhti Wanti baru saja akan berangkat ke Post Office untuk menghantar pakej Melaka. Berharap sangat bahwa hujan tak mengguyur deras selama Wanti dalam perjalanan (sebenarnya do'a ini tak proporsional ye :) mengingat hujan adalah rahmat...Malam tadi talipun bimbit saya menerima mesej dari Ukhti Syimah di Melaka, mengenai sampainya pakej pin kayu ke rumah beliau nun jauh disana. Subhanallah walhamdulillah, Allahu akbar! Suprised juga, karena saya pikir masih ada trouble di airport. Ternyata pakej telah tiba dengan selamat dan tidak terlalu lama, kembali dalam waktu sekitar 3 hari saja.
Shoutbox kami juga ternyata merekam mesej dari Ukhti Syimah: "salam...Alhamdulillah, Jazakumullah kpd semua ahli sanggar...ana telah terima produk2nya dan ternyata SubhanaAllah!
Kami yang berada di Sanggar Kriya Qualita memohon ampun dan keikhlasan dari antum semua yang telah berkenan mengirim order pin kayu. Bukan hanya Tuan/Puan yang merasakan betapa proses produksi kami begitu lama, melainkan kami pun merasakan malu pula. Telah kami coba tambahan ikhtiar dengan overtime (sehingga rasanya saya sempat pikir kerja ini tak manusiawi dan terlalu melelahkan) dan tambahan tenaga, tetapi hasil yang dicapai belum optimal dan mencukupi.
Memang benar, sekira tinjauan terhadap proses produksi ini murni bisnis, saya rasa semangat ahli sanggar tak akan mencukupi. Tetapi setiap kali kami mendengar betapa Nabi menyukai mereka yang melestarikan jalan rezeki, dan Beliau SAW juga menyampaikan fadhilat menggapai rezeki dengan kerja tangan sendiri, maka menyalalah lagi api semangat yang tersisa dalam hati kami.
Akan halnya semua pujian, semua kembali pada Allah SWT. Bagi kami sudah menjadi kebahagiaan saat melihat Ukhti Wanti berangkat menggunakan baisikal untuk menghantar barangan ke kantor pos. Juga saat mendengar kabar bahwa barangan telah sampai di tujuan. Bagi kami mengirim pin kayu bukan saja mencari rezeki halal, tetapi juga kebahagiaan mengantar pesan ajakan keseluruh penjuru dunia. Semoga Allah ridhai. Amiin.
Social Media